Selasa, 19 Februari 2019

Tuhan dan Tahun Baru
Ilustrasi

Di alam terbuka beratap langit tua, seorang pemuda duduk merenungi jalan hidupnya. Ia memandang gelap jalan itu. Seharusnya ia butuh pelita. Mengulang kembali cerita lama seolah membuatnya hilang rasa syukur, merenungkan cerita baru membuatnya jatuh menjadi kufur.

Ketika himpitan hati yg dikepung dilema itu terjadi, tiba-tiba saja diri yg bodoh itu malah disibukkan dgn gelagat & pilihan org lain. Secercik ilmu yg berada dalam sanubarinya telah membuat hatinya sejenak merasa menjadi Tuhan Yang Maha Esa. Tidak terasa waktu untuk mengurus org lain sudah 2 x lebih banyak ketimbang mengurus diri sendiri. Ia begitu bersemangat menularkan sedikit pengetahuan kepada orang, namun membuat kabur pikiran & merusak hati. Sujudnya terpaku pada jadwal. Di luar jadwal seenaknya saja sujud itu diangkat. Ia dangkal & gagal dalam memahami petunjuk & tuntunan teladan Nabi.

Tetapi cahaya petunjuk tetap tak pernah lelah datang menemuinya. Meski hanya muncul bagai kilat. Setelah terang gelap lagi, setelah terang, gelap lagi. Itu bukti kasih sayang Tuhan masih ada padanya yg awalnya berangkat mencari ridha Tuhan setelah dikecewakan oleh dunia. Mudah-mudahan di tahun baru ini, ia mulai mencari cahaya abadi. Yg tdk redup dalam berbagai situasi, yg semakin banyak ketika dibagi.Mulailah mengingat "Aku" dgn "Aku" & untuk "Aku".#Andri_Adriandzah

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 komentar:

Posting Komentar

Start Work With Me

Contact Us
JOHN DOE
+123-456-789
Melbourne, Australia